Gnda Sumantri, Mumus Muslim, Riant Nugroho, dan Jacky Mussry (kiri-kanan).

Ganda Sumantri, Mumus Muslim, Riant Nugroho, dan Jacky Mussry (kiri-kanan).

 Workshop Indeks Daya Saing 10 Destinasi Prioritas Pariwisata tentang Tanjung Lesung dilaksanakan di Serang, 20-22 April 2017. Itu untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pada pihak terkait, baik dari pemerintah pusat, daerah dan industri pariwisata dalam hal penyesuaian indeks daya saing kepariwisataan nasional. Selain itu, untuk memberikan praktik merancang strategi pemasaran 10 destinasi pariwisata prioritas, dan mencari solusi atas pemasalahan yang menghambat pengembanagan sektor pariwisata di masing-masing destinasi prioritas tersebut.

Workshop akan dilaksanakan di tiga lokasi, dengan mengundang destinasi prioritas lainnya yaitu di Tanjung Lesung, Tanjung Kelayang dan Labuan Bajo. Diharapkan untuk dihadiri oleh para Kadisparda, PIC dari setiap destinasi prioritas pariwisata, perwakilan dari industri serta instansi terkait, total sekitar 60 peserta.

Di Serang kemarin ini narasumbernya Mumus Muslim dari Sek Asdep Pengembangan Pasar Pariwisata Nusantara, Dr. Riant Nugroho, Staf Khusus Menteri Pariwisata Bidang Kebijakan Publik, Jacky Mussry dari tim konsultan Mark Plus serta PIC dari setiap destinasi prioritas pariwisata.

Hasil workshop itu , kata Ganda Sumantri, Kabid Profil Pasar, Asdep Strategi Pemasaran Pariwisata  Nusantara Kemenpar, diharapkan dapat memberikan rancangan strategi pengembangan dan peningkatan Indeks Daya Saing 10 Pasar Prioritas Kepariwisataan. Dan itu diharapkan akan menjadi acuan untuk pusat dan daerah, baik untuk prrioritas perbaikan destinasi maupun penyusunan strategi pemasaran pariwisata nusantara.

Ketika terbagi pada tiga kelompok yaitu Aksesibilitas, Amenitas dn Atraksi, setiap kelompok tampak diikuti oleh peserta yang umumnya memberikan informasi yang up-date tentang masalah yang dihadapi di masing-masing lapangan. Informasi yang serba up-dated itu kemudian dihimpun dan disusun menjadi materi yang kemudian bisa dipertimbangkan pada rancangan strategi pengembangan dan peningkatan Indeks Daya Saing 10 Pasar Prioritas Kepariwisataan.***