Wisatawan Indonesia.

Wisatawan Indonesia.

Kita orang Indonesia memutuskan pergi atau tidak 57 hari sebelum hari-H perjalanan. Perjalanan wisata, maksudnya. Temuan itu hasil sebuah mesin pencari perjalanan global belum lama ini yang digunakan melakukan survey. Hasil dari data pencarian di bulan Juni 2015 menunjukkan, wisatawan Hong Kong merencanakan perjalanannya 66 hari sebelum tanggal keberangkatan atau lebih cepat daripada rata-rata wisatawan lain di dunia yakni 59 hari sebelum tanggal keberangkatan.

Menurut survey yang dilakukan oleh mesin pencari perjalanan itu, wisatawan asal Malaysia menempati peringkat pertama. Mereka merencanakan perjalanannya 79 hari sebelum waktu keberangkatan. Di kawasan ASEAN, wisatawan asal Filipina menempati peringkat kedua dengan waktu perencanaan perjalanan 72 hari sebelumnya. Wisatawan Singapura membutuhkan 64 hari dalam merencanakan perjalanannya sedangkan wisatawan Indonesia merencanakan perjalanannya 57 hari sebelumnya. Wisatawan Vietnam yang paling cepat merencanakan perjalanan yakni 48 hari sebelumnya.

Masih menurut data dari mesin pencari perjalanan tersebut, wisatawan Taiwan yang menempati peringkat kedua setelah Malaysia, atau yang tertinggi dari wisatawan Asia timur, membutuhkan waktu 77 hari untuk merencanakan perjalanannya. Wisatawan Hong Kong membutuhkan waktu 66 hari, diikuti wisatawan Jepang dan Korea Selatan yang membutuhkan waktu masing-masing 64 dan 62 hari. wisatawan Cina ternyata merencanakan perjalanannya hanya 40 hari sebelum tanggal keberangkatan.

Wisatawan Barat seperti wisatawan dari Inggris Raya merencanakan perjalanannya paling tidak 69 hari sebelum keberangkatan dan wisatawan Amerika Serikat hanya membutuhkan waktu 56 hari sebelumnya.

Semakin hari wisatawan semakin pintar. Wisatawan yang merencanakan perjalanannya dengan sangat baik dan detil biasanya juga pintar menyesuaikan jadwal perjalanannya dengan hari-hari libur nasional di negaranya. Tujuannya adalah agar mereka dapat lebih lama menikmati waktu libur, mendapatkan harga-harga terbaik di destinasi-destinasi yang dipilih. Jadi bukan sekedar mengecek harga tiket pesawat jauh-jauh hari.

Namun untuk jumlah perjalanan, hasil survey selama 12 bulan terakhir dari The Visa Affluent Study 2015 baru-baru ini menujukkan wisatawan asal Singapura dan Cina melakukan perjalanan terbanyak, wisatawan dari masing-masing negara melakukan 3,1 perjalanan, wisatawan Hong Kong 2,8 perjalanan dan wisatawan India melakukan 2,0 perjalanan. *** (Yun Damayanti)