Permen (nougat) tempe khas Malang.(Foto:YD)

Permen (nougat) tempe khas Malang.(Foto:YD)

Tempe tak lagi digoreng di Malang. Orang Malang punya cara baru mengkonsumsi tempe. Begitulah yang saya temukan di gerai mungil di lobi sebuah hotel di Kota Malang baru-baru ini. Diantara keripik tempe, keripik apel, keripik pisang dan camilan lain yang serba digoreng, mata tertumbuk pada deretan bungkusan mungil bertuliskan Permen Tempe dan Cokelat Tempe Pedas produksi Bintang Rizqi, Malang.

Permen tempe (nougat tempe) dibuat dari cokelat putih dengan mencampurkan tempe di dalamnya. Wujud tempe seperti tempe yang digoreng tentu saja tidak terlihat dalam wujud permen tempe ini. Saya lebih merasakan butiran kacang kedelai yang membentuk tempe saat permen berada di dalam mulut. Rasa manis dari cokelat putihnya tidak terlalu manis tetapi sedikit menutupi rasa gurih dari kacang kedelai. Nougat-nya cukup lembut dan mudah dikunyah.

Dari semua pengisi cokelat yang pernah saya coba, cokelat tempe ini benar-benar membuat penasaran. Cokelat tempe dari Malang dibuat dari dark chocolate dicampur dengan tempe. Sama seperti permen tempe tadi, rasa kedelai tempe seperti yang kita kenal saat makan tempe goreng bisa dikatakan tidak terasa. Tempe yang dicampurkan ke dalam cokelat lebih mirip kacang kedelai yang menggantikan kacang mete atau almond. Bintang Rizqi memproduksi tiga pilihan rasa cokelat tempe yakni cokelat tempe crispy, cokelat tempe chewy, dan cokelat tempe balado yang rasanya pedas. Cokelat tempe balado ini memadukan rasa manis gula dalam cokelat dengan rasa pedas dari cabai. Namun, sengatan pedas cabai dalam cokelat tempe balado tersebut lebih mencuat daripada rasa cokelat pekatnya.

Cokelat tempe balado pedas dari Malang.(Foto:YD)

Cokelat tempe balado pedas dari Malang.(Foto:YD)

Gerai mungil di lobi Hotel Atria Malang menampilkan produk-produk usaha kecil dan menengah di kota ini. Selain camilan juga ada kain batik dalam bentuk helaian dan asesoris yang dibuat dengan menggunakan kain perca dari kain batik. Dari semua produk yang dipajang Permen Tempe dan Cokelat Tempe yang paling unik.

Tempe makanan asli dari Indonesia. Entah sudah berapa abad bangsa ini memproduksi dan mengkonsumsi tempe. Dunia semakin mengakui tempe adalah makanan sehat. Semakin banyak riset dilakukan terhadap tempe.

Selain digoreng, banyak cara makan tempe. Salah satu makanan khas Malang adalah sambal tempe yang terdiri dari tempe rebus setengah matang dan sambal terasi disajikan bersama-sama dalam satu cobek. Semua itu dicampur dahulu sebelum ditaruh di atas nasi hangat.

Apabila Anda sedang berada di kota Malang untuk wisata di kota sejuk ini atau setelah melihat momen matahari terbit di Gunung Bromo, jangan lewatkan mencicipi Permen Tempe dan Cokelat Tempe. Kemasannya pun sudah cukup baik dan menarik sehingga pantas pula untuk dijadikan oleh-oleh khas baru dari Malang. Kota ini memang terkenal dengan tempenya. Dan orang Malang baru saja memperkenalkan tempe pun bisa tampil trendi dengan rasa yang kekinian.*** (Yun Damayanti)