Robert Waloni

Robert Waloni

 Robert Waloni, Tenaga Ahli Bidang Konektivitas Kementerian Pariwisata memastikan, sampai dengan Rabu 7 Juni 2017 pukul 10.00 WITA, Qatar Airways tetap melayani penerbangan ke Bali. “Tidak ada rencana pembatalan atau pengurangan kapasitas ke dan dari Bali. Memang ada pembatalan penerbangan, tetapi itu terjadi di rute Doha-GCC countries PP, atau yang ke/dari Jakarta,” ujar Robert. Pemesanan tiket untuk destinasi Denpasar sepanjag puncak musim panas 2017 di Qatar Airways masih fully booked.

Ini termasuk 'luar biasa' saat ini, terbang langsung ke Bali 3 x sehari. Siapakah lagi yang akan mengikuti langkah serupa? (Foto:Qatar Airways)

Ini termasuk ‘luar biasa’ saat ini, Qatar terbang langsung ke Bali 3 x sehari. Siapakah lagi yang akan mengikuti langkah serupa? (Foto:Qatar Airways)

Sementara itu Menteri Pariwisata Arief Yahya dikutip menyatakan, krisis politik yang tengah menimpa Qatar dengan negara-negara lain di kawasan Timur Tengah diharapkan segera selesai. Mengingat wisman yang datang ke Indonesia cukup banyak yang memanfaatkan jaringan rute penerbangan yang dilayani oleh Qatar Airways.

Sehubungan dengan krisis di kawasan Timur Tengah yang sedang terjadi saat ini, Kementerian Perhubungan menegaskan tidak mencabut lisensi terbang Qatar Airways.

“Memang betul! Tidak ada pencabutan lisensi. Yang benar adalah pengalihan para jamaah umrah asal Indonesia yang sediannya menggunakan Qatar Airways ke maskapai lain,” tegas Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Rabu (7/6), seperti dikutip dari siaran pers Kementerian Pariwisata.

“Qatar Airways masih tetap dapat melayani penerbangan ke dan dari Indonesia yang dilanjutkan ke negara ketiga selain ke negara-negara yang sedang mempuyai masalah diplomatik dengan Qatar,” jelas Menhub.

Menhub juga menyampaikan, pengalihan dilakukan sebagai imbas adanya masalah diplomatik antara Qatar dengan negara-negara di Timur Tengah. Kemudian, itu berujung dengan maskapai Qatar Airways yang dilarang terbang melintasi wilayah udara negara-negara yang memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar. Sedangkan untuk penerbangan dari dan ke Indonesia, Qatar Airways masih dapat mengangkut penumpang seperti biasanya.

Sebelumnya, Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso sudah menyatakan, Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan akan memastikan para jamaah Indonesia yang akan menunaikan ibadah umroh ke Tanah Suci dengan menggunakann transportasi Qatar Airways akan tetap dapat berjalan lancar. Ditjen Perhubungan Udara sudah mencari solusi dengan mengalihkan penerbangan ke maskapai lain yang bisa mengangkut para jemaah tersebut.

Kepada para jemaah dihimbau agar tetap tenang dan menjalankan ibadah dengan khusuk. Selain itu, juga meminta kepada para pengelola agen perjalanan haji dan umroh yang menggunakan maskapai Qatar Airways agar melapor sehingga bisa dicarikan jalan keluarnya. Kebijakan ini akan diberlakukan hingga krisis politik di Timur Tengah selesai dan penerbangan dari dan ke kawasan tersebut bisa lancar dilaksanakan seperti sebelumnya.****