Danau Toba contohnya, memerlukan dermaga yang “normal” memberi kenyamanan bagi wisatawan.(Foto:AH)

Danau Toba contohnya, memerlukan dermaga yang “normal” memberi kenyamanan bagi wisatawan.(Foto:AH)

Kementerian Pariwisata telah mendapatkan “jaminan” pelaksanaan pembangunan dari Kementerian Perhubungan, Kementerian PU-Perumahan Rakyat, dan Kementerian BUMN, atas apa yang dibutuhkan pada destinasi-destinasi prioritas. Menteri Pariwisata Arief Yahya dengan gamblang menguraikannya pada 4 Februari 2015 di Kementerian Pariwisata. Penjelasan itu membawa makna bahwa sisi supply akan semakin realistis bisa mendukung sisi demand yang dibangun melalui kegiatan pemasaran. Di masa lalu, sisi supply dari aspek produk atau destinasi, praktis tak mengimbangi ketika upaya-upaya pemasaran gencar dilaksanakan di dalam dan di luar negeri. Tak heran perkembangan di daerah di luar Jawa Bali kebanyakan menggambarkan garis yang amat landai. Kini para pelaku bisnis dan pemda di daerah destinasi harus bersiap menerima “bola”, — dengan dibangunnya sarana prasarana dan  kemampuan serta fasilitas di destinasi–  yang memberi peluang mengegolkan tercapainya tujuan meningkatkan jumlah kedatangan wisatawan. Terlebih lagi dalam konteks mengembangkan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) “Bali and beyond”.

Yang akan dilaksanakan dan merupakan dukungan dari Kementerian Perhubungan, pelaksanaannya di tahun 2015-2019, tercantum  dalam surat MENHUB Nomor UM.208/24/8 PHB 2014 Tanggal 24 Desember 2014  kepada Kementerian Pariwisata:

AKAN DIDUKUNG KEMENTERIAN PERHUBUNGAN

1

Peningkatan Fasilitas Dermaga Simanindo KSPN Toba

2

Peningkatan Fasilitas Dermaga TN Tanjung Puting KSPN Tanjung Puting

3

Pengembangan Bandara Matahora KSPN Wakatobi

4

Pengembangan Pelabuhan Labuan Bajo KSPN Komodo

5

Pengembangan Pelabuhan Maumere KSPN Ende-Kelimutu

6

Pengembangan Fasilitas Pelabuhan di Waisai KSPN Raja Ampat

Yang akan dilaksanakan dan merupakan dukungan oleh Kementerian Negara BUMN, dicantumkan dalam surat MENHUB Nomor UM.208/24/8 PHB 2014 Tanggal 24 Desember 2014:

AKAN DIDUKUNG KEMENTERIAN BUMN

BUMN YANG MENANGANI

1

Pembangunan fasilitas cruise ship international di Pelabuhan Kuala Tanjung PT. Pelindo I KSPN Toba dskt.

2

Pengerukan alur Pelabuhan Kumai PT. Pelindo III KSPN Tanjung Puting dskt.

3

Peningkatan Terminal penumpang di Pelabuhan Sorong PT. Pelindo IV KSPN Raja Ampat dskt.

4

Peningkatan kapasitas dermaga Tanjung Priok untuk kapal pesiar PT. Pelindo II KSPN Kota Tua-Sunda Kelapa dskt.
Peningkatan Pelabuhan Sunda Kelapa PT. Pelindo II

5

Pengembangan Pelabuhan Benoa PT. Pelindo III KSPN Kuta-Sanur-Nusa Dua

6

Pengembangan Pelabuhan Celukan Bawang PT. Pelindo III KSPN Menjangan-Pemuteran

7

Pengembangan Pelabuhan Tanjung Perak PT. Pelindo III KSPN Bromo Tengger Semeru
Pengerukan alur Pelabuhan Tanjung Perak

8

Pengerukan alur Pelabuhan Tanjung Emas PT. Pelindo III KSPN Borobudur

Dukungan Kementerian PU dan PERA untuk pelaksanaan di tahun  2015-2019,  tercantum di dalam Renstra Kementerian PU :

AKAN DIDUKUNG KEMENTERIAN PU DAN PERA

1 Jalan Tol Medan-Kualanamu KSPN Toba
2 Pembebasan lahan untuk konstruksi HGH Sumatera (Palembang Indralaya, Medan Binjai, Pekanbaru Kandis Dumai dan Bakauheni Terbanggi Besar)  KSPN Palembang Kota dskt, KSPN Muaro Jambi dkst, KSPN Toba dkst
3 Pembangunan jalan mendukung KSPN di Bangka Belitung KSPN Tanjung Kelayang dskt
4 Pembangunan Fly Over pada (Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Banda Aceh, Kepulauan Riau, Lampung dan Sumatera Barat) KSPN Weh dkst, KSPN Palembang Kota dskt, KSPN Muaro Jambi dkst, KSPN Toba dkst
5 Jembatan Musi III KSPN Palembang Kota dskt
6 Penyelesaian Jalan Tol Trans Jawa KSPN Kota Tua-Sunda Kelapa dskt, KSPN Borobudur dskt, KSPN Bromo-Tengger-Semeru dskt
7 Pembangunan Jalan Tol Non trans Jawa KSPN Pangandaran dskt
8 Pembangunan jalan arteri sejajar JORR KSPN Kota Tua-Sunda Kelapa dskt
9 Akses Dry port KSPN Kota Tua-Sunda Kelapa dskt
10 Akses Bandara Juanda KSPN Bromo-Tengger-Semeru dskt
11 Pembangunan Jalan Pantai Selatan Jawa (Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur) KSPN Pangandaran dkst, KSPN Borobudur dskt, KSPN Bromo-Tengger-Semeru dskt
12 Pembangunan Jalan lintas tengah Kalimantan Nangapinoh Tumbang Samba (Kalimantan Barat dan Tengah) KSPN Sentarum dskt

 13

Akses Pelabuhan Pelaihari KSPN Tanjung Puting dskt

14

Pembangunan Jalan Paralel perbatasan Kalimantan (Provinsi Kalimantan Barat, Timur dan Utara) KSPN Sentarum dskt

 15

Pembebasan lahan untuk konstruksi Tol Manado Bitung KSPN Bunaken dskt

16

Jalan Lingkar Perkotaan Pontianak KSPN Sentarum dskt

17

Pembangunan Jalan Palu Parigi KSPN Toraja dskt

18

Pembangunan Jalan Mendukung KSPN Toraja KSPN Toraja dskt

 19

Pembangunan Manado By Pass KSPN Bunaken dskt

20

Pembangunan Mamuju Arterial Road KSPN Toraja dskt

21

Pembangunan Jalan Middle Ring Makassar KSPN Toraja dskt

22

Pembangunan Jalan By Pass Maminasata KSPN Toraja dskt

23

Pembangunan jalan di lintas provinsi NTT (Labuan Bajo&poros tengah NTT) KSPN Komodo dskt, KSPN Ende-Kelimutu dskt

24

Pembangunan jalan Kota Singaraja KSPN Menjangan-Pemuteran dskt

25

Pembangunan Jalan lintas NTB KSPN Rinjani dskt

26

Pembangunan Western Ring Road Tahap II (Bali) KSPN Kuta-Sanur-Nusa Dua dskt, KSPN Menjangan-Pemutaran dkst

27

Pembangunan mendukung Pelabuhan Arar KSPN Raja Ampat dskt

28

Pembangunan Lintas Utara Papua Barat KSPN Raja Ampat dskt

29

Pembangunan Lingkar Halmahera KSPN Morotai dskt

Bagaimana pendapat Anda? Optimisme saja tentu tak cukup. Bukankah akhirnya nanti berkaitan dengan sikap dan komitmen para pelaku pariwisata dan pemda di daerah destinasi, untuk “akhirnya” bisa mencapai keberhasilan memajukan pariwisata di daerah masing-masing?***