Suatu marina terbesar dengan 600 birth dan dermaga akan dibangun di Tanjung Lesung, Banten. Ini terkait dengan Selat Sunda akan menjadi jalur pelayaran internasional yang ramai dimana kapal-kapal dari Eropa dan Amerika menuju Australia dan sebaliknya akan melewati Singapura, Selat Sunda dan menyusuri Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara. Selain itu, pembangunan tersebut sesuai dengan rencana pemerintah membangunan tol laut. Itu dijelaskan oleh S.D. Darmono, CEO PT Jababeka Tbk. pada pertemuannya dengan para event organizer dari Jakarta di President Lounge, Menara Batavia di Jakarta, Rabu (17/12). PT Pelindo II yang akan melaksanakan pembangunannya.

PT Jababeka Tbk. dan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC telah menandatangani Nota Kesepahaman Kerjasama Pengembangan Cruise Terminal dan Kawasan Marina serta Fasilitas Pendukungnya di Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung, Banten di Tanjung Priok, Jakarta pada 2 September 2014 lalu. MoU tersebut ditandatangani oleh Presiden Direktur PT Jababeka Tbk. S.D. Darmono dan Direktur Utama IPC R.J. Lino.

Kedua belah pihak sepakat mempersiapkan segala hal yang diperlukan guna mendukung terlaksananya kerja sama tersebut. PT Jababeka Tbk. melalui anak usahanya, PT Banten West Java Tourism Development Corporation, telah membangun dan mengembangkan kawasan kota mandiri berbasis pariwisata beserta sarana dan prasarananya di Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten. Pemerintah melalui Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2012 menetapkan Tanjung Lesung menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Dengan adanya penetapan itu, Jababeka dan Pelindo II sepakat membangun kemitraan dan sinergi usaha. Kedua pihak juga sepakat membentuk “Tim Bersama” yang akan melakukan seluruh persiapan rencana dan koordinasi kerja sama serta berbagai kajian meliputi aspek finansial, operasional, teknis, komersial dan lainnya.

Pada kesempatan itu R.J. Lino mengungkapkan,“Kerja sama dengan Jababeka ini merupakan salah satu upaya untuk mengembangkan jalur pelayaran sebagai moda transportasi pilihan di Indonesia. Dan pengembangan cruise terminal ini diharapkan dapat semakin meningkatkan perekonomian di Provinsi Banten.”

Selain tengah mengembangkan Tanjung Lesung, Jababeka bersama Sembcorp dari Singapura juga sedang mengembangkan Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, menjadi kawasan industri baru.  *** (Yun Damayanti)