Elephant riding di Lombok Elephant Park.(Foto:YD)

Elephant riding di Lombok Elephant Park.(Foto:YD)

Lombok Elephant Park merupakan kebun binatang mini pertama di Pulau Lombok bahkan di kawasan Nusa Tenggara. Di taman ini pengunjung bisa merasakan tur di atas punggung gajah di dalam taman ataupun hingga ke hutan desa di sekitar taman gajah itu.

Tiga dari empat ekor gajah sumatera (Elephas maximus sumatrensis) siap membawa pengunjung berkeliling. Seorang mahot akan menemani. Selain itu, pengunjung juga diizinkan untuk memberi makan yang telah disiapkan oleh pengelola taman dan foto bersama gajah dan mahotnya. Tiga ekor gajah itu namanya Cindy (35 tahun), Melati (38 tahun), dan seekor gajah jantan bernama Rambo (27 tahun). Gajah-gajah itu relatif jinak.

Fellicia Suadika, Direktur Lombok Elephant Park, mengatakan, pengelola taman membatasi maksimal sampai dengan 60 orang pengunjung yang bisa menunggangi gajah-gajah dalam sehari. Ini dimaksudkan agar gajah-gajah itu tidak kelelahan.

Fellicia Suadika,Direktur Lombok Elephant Park.(Foto:YD)

Fellicia Suadika,Direktur Lombok Elephant Park.(Foto:YD)

Biaya berkeliling di atas punggung gajah Rp 100.000,00 per  15 menit untuk pengunjung domestik dan Rp 250.000,00 per 15 menit untuk wisatawan asing. Ada juga paket elephant riding dengan rute keliling hutan di sekitar desa di lokasi Lombok Elephant Park berada. Biaya paket tur itu untuk pengunjung domestik sebesar Rp 200.000,00 per orang sedangkan untuk wisatawan asing biayanya Rp 500.000,00 per orang. Harga paket tersebut sudah termasuk elephant riding tur keliling hutan selama 25 menit, makan siang dan suvenir.

Lombok Elephant Park juga ditujukan sebagai sarana edukasi bagi masyarakat Lombok dan NTB pada umumnya. Keberadaan taman ini memberi kesempatan kepada anak-anak untuk mengenal dari dekat hewan-hewan yang hanya dilihat di layar televisi selama ini. Jadi bagi warga yang mempunyai KTP di Lombok ada harga khusus. Tiket masuknya untuk pengunjung dewasa sebesar Rp 50.000,00 per orang dan Rp 30.000,00 per anak. Sejak dibuka pertama kali pada tanggal 1 Maret 2017, sudah terjual tiga ribu tiket lokal. Sekitar tiga ribu warga Lombok sudah datang ke sini.

Selain gajah, di taman tersebut pengunjung juga bisa melihat beberapa jenis burung diantaranya burung hantu dan rangkong, beruang madu, kuda nil, orangutan, bekantan dan buaya.

“Yah, bisa dikatakan ini sebagai kebun binatang mini bagi NTB. Mahot dan semua staf di sini semua orang lokal. Khusus untuk mahot kami datangkan pelatih dari luar untuk melatih orang lokal. Dan sebenarnya kami ini baru soft launching pada 1 Maret 2017,” ujar Fellicia.

Restoran di dalam kawasan Lombok Elephant Park.(Foto:YD)

Restoran di dalam kawasan Lombok Elephant Park.(Foto:YD)

Lombok Elephant Park berada di Desa Sigar Penjalin, Tanjung, Lombok Utara. Luas taman 3 hektar. Selain staf operasional, juga melibatkan dokter hewan dan ahli nutrisi hewan dalam mengurus hewan-hewan di taman ini. Jaraknya dari dermaga-dermaga penyebarangan ke tiga gili sekitar 30 menit. Dari kota Mataram dan Bandara Internasional Lombok sekitar satu jam.

Saat ini jalan menuju taman masih berupa jalan desa yang tidak terlalu lebar, hanya bisa dilalui bis dan kendaraan kecil. Lombok Elephant Park bisa dikunjungi sebelum atau setelah ke tiga gili.

Restoran di taman ini menyediakan penganan dan masakan khas Lombok. Diantaranya cocok bagi vegetarian karena dibuat dari sayur-sayuran saja. Di dalam taman, pengelola menyediakan pula toko suvenir bertema gajah dan satu ruang eksibisi.*** (Yun Damayanti)