Bisnis Mendatangkan/Menangani Wisman di Belitung Mulai Terformat ; Menjangkau Ide Penerbangan KUL-TQU-BDO- KUL

Sebagian serdadu pariwisata alias tourism soldiers anggota ASPPI bersama Tellie Gozellie (tengah berkemeja batik biru gelap), ketika usai diialog pariwisata Belitung di Tnjungpandan (13/10/2017). (Foto:AH)

Sebagian serdadu pariwisata alias tourism soldiers anggota ASPPI bersama Tellie Gozellie (tengah berkemeja batik biru gelap), ketika usai diialog pariwisata Belitung di Tanjungpandan (13/10/2017). (Foto:AH)

Belitung, (ITN-Indonesia Tourist News):Tengoklah ke Belitung. Bisnis pariwisata dari perspektif pelaku operator tur dan akomodasi di Belitung tampak mulai menemukan bentuk yang produktif. Itu tampak pada dialog pariwisata yang dilaksanakan oleh para “tourism soldiers” alias anggota ASPPI setempat dengan Tellie Gozellie, anggota DPD-RI dari Belitung. Dialog itu hari Jumat 13/10/2017 di Tanjungpandan, selama dua jam nyaris sepenuhnya berbicara produktif, langsung perihal tekhnis pelaksanaan bisnis bagaimana agar wisatawan sungguh tertarik dan senang untuk ditangani oleh para pelaku bisnis pariwisata itu. Sekitar  20 orang dari pelaku bisnis anggota Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) cabang Belitung dengan moderaor Ketuanya Agus Pahlevi, dan narasumber atau pembicara Tellie Gozellie, yang adalah juga tokoh pelaku bisnis pariwisata di Belitung. Bisnisnya antara lain di bidang perhotelan, dan pengelolaan pulau resor Leebong berlokasi di offshore Tanjung Pandan.

Agus Pahlevi, moderator, dan Tellie Gozellie, pembicara.(Foto:AH)

Agus Pahlevi (kiri), moderator, dan Tellie Gozellie (kanan), pembicara.(Foto:AH)

Tanggal 9 November 2017 ini dirancang akan mulai penerbangan charter pertama dari Kuala Lumpur ke Belitung. Para pelaku di Belitung sepakat membakukan satu itinerary, yaitu 3 malam 4 hari. Yang menarik adalah, para pelaku ini memang melakukan pendekatan bisnis (business approach) dalam mengantisipasi pengembangan pariwisata. Mereka rancang pula bisnis outbound demi mendukung bisnis operator penerbangannya, yaitu dengan bersepakat menciptakan dan menjualkan paket 3 malam 4 hari ke Malaysia agar mengisi tempat duduk penerbangan ketika kembali ke Belitung pun tidak dalam keadaan kosong.

Jadi, ketika tanggal 9 November nanti penerbangan charter itu diharapkan akan membawa 160 an wisman dari Malaysia, ketika pesawat tersebut terbang dari Belitung untuk “menjemput” ke Malaysia di hari itu, akan terisi dengan jumlah penumpang yang sama. Tidak kosong. Sebaliknya ketika pesawat charter pada tanggal 12 November 2017 menerbangkan wisman asal Malaysia kembali ke Kuala Lumpur setelah menjalani tur 3 malam 4 hari di Belitung, pesawat itu pun waktu kembali dari KUL ke Belitung, akan terisi dengan penumpang asal Indonesia yang terbang kembali ke Belitung.

Jika pola itu berlanjut berulang maka di situlah disebut bahwa format bisnis Malaysia-Belitung telah mulai terbentuk. Pola serupa tampak dipikirkan juga oleh para pelaku ini untuk penerbangan chater Singapura-Tanjung Pandan.

Lebih jauh lagi, pada dialog itu Tellie Gozellie juga sepakat dengan para pelaku bisnis itu untuk mengantisipasi kelak terbukanya kemugkinan rute penerbangan bagi wisman dari Malaysia dengan rute : Kuala Lumpur/KUL-Tanjungpandan/TQU-Bandung/BDO-Kuala Lumpur/KUL. Wisman bisa masuk ke Belitung misalnya untuk wisata 3 malam 4 hari, dilanjutkan ke Bandung misalnya dengan itineray 2 malam 3 hari atau 2 malam 2 hari, dan kembali ke Kuala Lumpur langsung dari Bandung.

Adapun airlines yang akan mengoperasikan dan kini sedang dalam proses perundingan terus ialah Sriwijaya Airlines. Operator ini sebagai diketahui memang telah mengoperaskan rute Bandung-Kuala Lumpur, maka tinggal menunggu apakah Sriwijaya Air akan mengoperasikan juga rute Tanjungpandan-Bandung.

Sebagai dimaklumi, pulau Belitung termasuk di antara satu dari 10 destinasi prioritas yang sedang didorong untuk maju oleh Kemenpar, di situ pulalah KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) Pariwisata bernama Tanjung Kelayang sedang dalam proses percepatan untuk pengembangannya.***

Leave a Reply

Your email address will not be published.