5 Target Wisman Sasaran Pariwisata NTB; Penerbangan Langsung Luar Negeri Baru dgn Malaysia dan Singapura

H.Lalu Moh.Fauzal,Kepala Dinas Kebudayaan & Pariwisata Prov.NTB.(Foto:YD)

H.Lalu Moh.Fauzal,Kepala Dinas Kebudayaan & Pariwisata Prov.NTB.(Foto:YD)

Selama tahun 2016 lalu, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisatanya bersama Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB mengutamakan kegiatan promosi pada lima sasaran target. Pertama adalah kawasan Asia Tenggara dengan fokus pada Malaysia dan Singapura. Kedua adalah kawasan Timur Tengah dengan memanfaatkan brand Lombok sebagai tujuan wisata halal dunia. Kemudian Australia. Negeri Kanguru menjadi penyumbang terbesar wisman ke Lombok. Setelah itu pasar Cina, RRT dan Hong Kong, dan pasar Eropa.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi NTB H. Lalu Moh. Fauzal menerangkan, kawasan ASEAN dijadikan fokus pertama pemasaran karena sudah terbangun penerbangan langsung dari Kuala Lumpur, Malaysia oleh AirAsia dan Silk Air dari Singapura. Kedua layanan penerbangan langsung dari kedua kota itu juga diharapkan bisa turut membawa wisatawan muslim dari Brunei Darussalam berkunjung ke Lombok.

Dengan keberhasilan Lombok menyabet gelar Destinasi Wisata Halal Terbaik Dunia dan Destinasi Perjalanan Bulan Madu Halal Terbaik Dunia pada tahun 2015, bahkan mempertahankan gelar sebagai destinasi bulan madu terbaik pada tahun 2016, secara umum NTB telah ter-branding sebagai tujuan halal tourism. Itulah yang dipakai untuk memasarkan tetangga Bali ini ke kawasan Timur Tengah.

Kemudian, pasar Australia disasar karena jumlah kunjungan wisatawannya besar. Sedangkan ke pasar Cina, akan memanfaatkan layanan penerbangan langsung dari berbagai kota di Tiongkok ke Bali yang sudah ada. Wisatawan Cina menjadi pengisi pada musim-musim sepi. Dan pasar Eropa dibidik karena masa tinggalnya yang lebih lama sehingga pengeluarannya pun lebih besar.

Ke kawasan Asia Tenggara NTB, selalu hadir di MATTA Fair di Malaysia. Ke Timur Tengah, juga dengan Kementerian Pariwisata, mengikuti Arabian Travel Market (ATM) di Dubai. Tahun ini Kedubes RI di Uni Emirat Arab memfasilitasi pertemuan bisnis berupa table top antara pelaku industri dari NTB yang mengikuti ATM 2017 dengan para pelaku industri di Uni Emirat Arab. Untuk pasar Eropa, ikut hadir di ajang pasar pariwisata ITB Berlin.

“Fokus kami tahun lalu juga akan diteruskan pada tahun 2017,” ujar H. Lalu Moh. Fauzal.

Di pasar domestik, Jakarta tetap menjadi sasaran utama. Saat ini Jakarta-Lombok dilayani 9 kali penerbangan langsung oleh berbagai maskapai setiap hari. Sasaran kedua adalah Jawa Timur. Surabaya-Lombok dihubungkan 8 kali penerbangan langsung dalam sehari. Kemudian Jogja dan Makassar. Ke kedua kota itu sudah ada konektivitas udara.

“Kami ini kan bagian dari Great Bali. Jadi pasti kami maintain konektivitas dengan Bali. Itu juga menjadi bagian dari promosi pariwisata NTB pada tahun 2017,” tambahnya.

TOP 10 WISMAN ke PROVINSI NTB TAHUN 2016

Sumber : Diolah dari publikasi Statistik Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi NTB (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi NTB, 2106) **)Cttn: Wisman dari kawasan Timur Tengah baru mencapai 1.019 orang.

Sumber : Diolah dari publikasi Statistik Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi NTB (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi NTB, 2106)
**)Catatan: Wisman dari kawasan Timur Tengah baru mencapai 1.019 orang.

Selain itu, promosi dilakukan melalui media online dan offline. Tahun lalu, Dinas Pariwisata NTB bekerja sama dengan Google memasang perangkat khusus Google Track di beberapa titik yang kemudian diviralkan. NTB menjadi salah satu destinasi yang difasilitasi oleh Google untuk dipromosikan. Kerja sama juga dilakukan dengan media lokal dan nasional. Serta melibatkan blogger/influencer untuk memaksimalkan aktivitas promosi melalui media sosial.

Sosialisasi ITX dari Kementerian Pariwisata kepada pelaku-pelaku industri pariwisata di NTB pun telah dilakukan. ITX itu akan lebih efisien sebagai ajang berpromosi sekaligus bisa menjual.

 Pembagian tugas

BPPD NTB merancang dan mengeksekusi pemasaran ke mancanegara. Sedangkan pemasaran domestik dilaksanakan oleh Bidang Promosi Dinas Pariwisata.

Hard selling bukan kami yang mengeksekusi. Maka, selama ini kami berkolaborasi, bersama-sama dengan para pengelola fasilitas itu,” kata Fauzal.

Kegiatan promosi BPPD NTB sejalan dengan program dinas pariwisata. Kegiatannya dilaksanakan baik di dalam maupun di luar negeri. Kegiatan difokuskan pada pasar-pasar yang sudah eksis, seperti pasar Malaysia yang terus dijaga dan dikembangkan.

“Kami selalu prioritaskan antara pelaku industri Malaysia dengan pelaku industri di sini,” kata Afan Ahmad, Ketua BPPD NTB.

Selain Malaysia, pasar Singapura adalah sasaran utama lainnya di kawasan Asia Tenggara. Ke kawasan Timur Tengah membidik wisatawan dari Arab Saudi, Dubai, Abu Dhabi, Kuwait, dan Qatar.

Lama tinggal wisatawan dari Asia Tenggara dan wisatawan halal dari Timur Tengah di Lombok khususnya rata-rata selama tiga hari. Wisatawan dari Eropa tinggal lebih lama, antara 5 sampai 6 hari.

“Dari sisi pembelanjaan, kami masih membidik pasar dari Eropa,” tambah Afan.

Titik-titik yang ada di Bandara Internasional Lombok (BIL) merupakan ruang milik bersama Angkasa Pura I selaku pengelola bandara dan Pemprov NTB. Pemprov diberi keleluasaan memanfaatkan ruang-ruang yang ada untuk menempatkan materi-materi promosi. Diantaranya Tourist Information Center yang berada di area Terminal Kedatangan. Begitupun di area pelabuhan penyeberangan yang dikelola oleh ASDP dan jetty tempat wisman dari kapal pesiar mendarat yang berada di dalam kawasan pelabuhan Pelindo III di Lembar.*** (Yun Damayanti)

Leave a Reply

Your email address will not be published.